Strategi Perusahaan Farmasi Dongkrak Harga Obat

Article Index
Strategi Perusahaan Farmasi Dongkrak Harga Obat
Page 2
All Pages

The Wallstreet Journal

Strategi Perusahaan Farmasi Dongkrak Harga Obat

Oleh Jonathan D. Rockoff dan Ed Silverman


Produsen obat-obatan Valeant Pharmaceuticals International Inc membeli hak jual obat jantung Nitropress dan Isuprel, 10 Februari. Pada hari yang sama, harga eceran kedua obat itu naik masing-masing 525% dan 212%.

Kasus Valeant adalah satu di antara sekian banyak langkah perusahaan farmasi dalam membeli obat yang harganya dianggap terlalu rendah. Setelah mengambil alih, mereka lantas menaikkan harga.

Sejak 2008, harga obat bermerek di Amerika Serikat telah naik 127% dibandingkan dengan kenaikan 11% pada indeks harga konsumen. Needham & Co pada Juni 2014 mengatakan bahwa kenaikan harga obat dalam 2,5 tahun terakhir mencapai 50%.

Bagi perusahaan farmasi, kenaikan harga menjadi cara mudah dalam mendongkrak penjualan tanpa upaya riset mahal serta berisiko guna menemukan obat baru.

Sejauh ini, dampak kenaikan pada jasa layanan kesehatan belum terlalu terasa. Namun, banyak rumah sakit serta pihak lain di Amerika Serikat kian cemas.

Sebuah klinik di Cleveland, negara bagian Ohio, mengakui bahwa kenaikan dua varian obat Valeant berujung melambungnya anggaran obat rumah sakit sebesar 7% tahun ini.



Kenaikan harga obat-obatan bagi banyak perusahaan dapat sangat menguntungkan. Horizon Pharma Plc menaikkan harga tablet pereda sakit Vimovo setelah membeli hak jualnya dari AstraZeneca pada akhir 2013. Pada 1 Januari, hari pertama penjualan Vemovo, Horizon menaikkan harga eceran hingga 597%.

Tahun lalu, Vimovo mencatatkan penjualan sebesar $163 juta, naik dari 2013 yang mencapai $20 juta meski permintaan akan obat tersebut berkurang.

Mick Kolasa, mantan pelaku industri yang pernah mengurus masalah penentuan harga, mengatakan perusahaan tidak ingin terlalu banyak menaikkan harga obat sehingga rumah sakit atau pasien tidak sanggup membelinya.

Isuprel dan Nitropress telah menjadi obat jantung pokok dalam layanan kesehatan selama berpuluh-puluh tahun. Para dokter memakai Isuprel saat menangani masalah detak jantung serta memberikan Nitropress kepada pasien gawat darurat yang tekanan darahnya naik hingga mengancam keselamatan jiwa.

Setelah Valeant sepakat untuk membeli obat tersebut pada awal Januari, perusahaan menyewa konsultan untuk mengurusi masalah harga. Menurut sang konsultan, harga obat itu tidak mencerminkan manfaat obat bagi pasien dan ongkos yang dihemat rumah sakit melalui penggunaan merek tersebut. Valeant lantas memutuskan untuk menaikkan harganya.

Ascension, yang mengoperasikan 131 rumah sakit di seluruh Amerika Serikat, menaksir bahwa kenaikan akan mendongkrak belanja obat-obatan hingga $8 juta tahun ini. Menurut Richard Fogel, seorang dokter jantung di salah satu klinik milik Ascension, kurangnya alternatif obat mujarab dalam situasi tertentu membuatnya tetap menggunakan Nitropress dan Isuprel.

http://indo.wsj.com/posts/2015/04/27/strategi-perusahaan-farmasi-dongkrak-harga-obat/

Last Updated on Wednesday, 29 April 2015 16:42

 

Trillions in Sales

w100_1.jpg
With increasing profit in Sales each Year, we are proud to set the Trillions Sales Target on upcoming years.

Information Technology

w100_2.jpg
We believe that IT is the future weapon to expand our business. This year, our IT infrastructure and resources has managed to increase its availability and speed.

Human Resource

w100_3.jpg
In support of our company's principles, values, vision, and mission, it is the Human Resources' Mission to support the total operation in meeting its goals through its most valuable resource - it's PEOPLE.